Tips Seru Investasi Emas ala Saya, Tertarik Mencoba?

istimewa

Pagi tadi ketika berbelanja ke pasar,  kebetulan ada sales sebuah bank sedang memprospek bakul sayur langganan saya. Tenang, sales itu sedang bukan sedang menawarkan kartu kredit tetapi memprospek investasi emas ke penjual sayur langganan saya. Saya yang tadinya niat nguping eh malah ikut diprospek  ya sudah, saya tanggapi saja. Hehehehe.

Sales pergi dan  si-mbak penjual sayur bertanya,”Propseknya bagus ya mbak, emas ke depannya?” saya bilang,’’Bagus mbak, untuk jangka panjang ya“.  Saya bilang ke si-mbak itu,”Coba saja mbak, siapa tahu cocok”.  Si-mbak manggut-manggut. “Untuk sekolah anak mbak, mumpung masih bisa nabung dan ada kesempatan,” kata saya. Si-mbak ini manggut-manggut lagi.”Iya ya mbak, mumpung anak-anak masih kecil,” sambungnya. Nah, betul tujuan saya menabung emas memang untuk pendidikan anak-anak kelak. 

Punya anak saja belum, kok udah mikir sekolah? Yeee memangnya nggak boleh? Justru harus dipersiapkan dari sekarang. Ketika saatnya nanti Insya Allah nggak terlalu berat. Saya sih berpikir sederhana seperti itu.

Sebelumnya saya sudah menulis tentang menabung emas. Nah, di tulisan ini saya akan berbagi cerita tentang bagaimana tips mudah menabung emas. Saya pilih instrumen Tabungan Emas Pegadaian, sebagai tempat saya menabung emas. Setiap awal bulan, saya datang ke pegadaian untuk setoran. Sebenarnya bisa sih transfer bank, cuma saya lebih suka datang  ke pegadaian dan melihat buku tabungan saya dicetak. Girang banget. Hehehehe.

“Aku pengen, tapi masih ini itu, itu ini,” kata teman. Ah, kalau kepengen tapi nggak action sampai Hulk jadi pink juga nggak bakal terlaksana. Menabung emas boleh di Pegadaian atau mengambil sistem cicilan yang ditawarkan beberapa bank. Eh, Pegadaian juga ada sistem cicilan dengan jangka waktu mulai dari satu tahun sampai tiga tahun juga ada.  Nominalnya pun beragam mulai dari 5 gram sampai 100 gram. Boleh pilih yang mana.

Ada juga yang menabung emas dengan sistem menyisihkan uang setiap bulan ketika sudah terkumpul  dalam nominal tertentu baru diwujudkan emas batangan. Bebaass.. suka-suka kamu. Boleh pilih mana yang kamu suka asal nyaman aja. 

Nah, lalu bagaimana tips menabung emas asyik dan seru? Yuk, ikuti tips saya (nggak juga gak apa-apa lho, nggak maksa).

1.Kuat dan Laksanakan

Iya, harus niat. Ini dimulai dengan membaca berbagai referensi tentang emas dan prospeknya. Memang sih, returnnya nggak seperti saham yang hanya dalam waktu 6 bulan bisa return 6 persen. Namun menurut saya, prospeknya tetap bagus karena tidak tergerus inflasi. Terbuka kemungkinan harga emas terus naik, meski belakangan kenaikan harga emas tidak terlalu signifikan. Akan tetapi tidak ada salahnya ketika  dicoba.

2. Bikin Target Pribadi

Target itu penting agar kamu konsisten setiap bulannya. Tabungan emas pegadaian memang tidak mematok nominal tertentu, akan tetapi bikin target pribadi sah-sah saja. Misalnya kamu menargetkan 0,5 gram setiap bulan. Artinya kamu harus menyisihkan Rp 10.000-Rp 12.000 setiap  hari. Saya bikin target. Alhamdulillah satu tahun ini tercapai.

Cicilan emas di bank dan Pegadaian, skemanya sama. Kamu akan ditawari mencicil emas dengan berat mulai 5-100 gram dalam jangka waktu tertentu. Uang muka akan ditentukan berdasarkan akad dan setiap bulan ada besaran cicilan sesuai dengan jangka waktu yang disepakati. Ini bagus untuk kamu yang merasa sulit menyisihkan uang. Ada target cicilan sehingga tiap bulan mau tidak mau kamu  harus menyisihkan uang dalam jumlah tertentu.

Kalau saya, karena sifatnya suka-suka, saya pilih tabungan emas di Pegadaian, karena saya bisa memasang target sendiri berapa nominal yang akan ditabung setiap bulannya.

3. Konsisten

Kalau sudah punya target berapa nominal yang akan ditabung, kamu harus konsisten. Sulit memang, tapi harus bisa. Biar seru, saya sediakan toples transparan dan setiap hari saya harus ‘nabung’ dengan  nominal yang sama.  Kamu boleh tentukan nominalnya, bisa Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, atau berapa sajalah yang kamu mau. Jangan lupa konsisten setiap hari menabung. Boleh saja dipakai, tapi sifatnya pinjaman ya.Namanya juga pinjaman ya harus dikembalikan. Kamu wajib mengembalikannya ketika di akhir bulan, biar  target menabungmu tercapai. Pokoknya target harus terpenuhi. Misalnya target sehari Rp 5.000 artinya, dalam sebulan harus ada Rp 150.000 yang disetorkan.

4. Jangan Terpengaruh Harga

Wajar kok, ketika harga jual emas sedang rendah kita ingin membelinya. Atau ketika harga beli emas sedang tinggi, kita ingin menjual emas batangan yang kita punya. Eitsss jangan buru-buru, kembalikan dulu ke niatmu menabung emas itu untuk apa? Jika untuk investasi jangan terpengaruh.

Kalau memang kebetulan ada uang nganggur ketika harga jual sedang rendah, boleh kamu setor. Bagaimana ketika uang ada dan harga jual tinggi? Tunggu satu dua hari, kalau belum berubah setorkan saja, toh niatnya untuk investasi.  

Ketika harga melambung seperti sekarang, pastilah tergoda untuk menjualnya. Saran saya, kalau belum butuh-butuh banget lebih baik nggak usah deh. Nanti jadinya boros dan bakal digunakan untuk kebutuhan konsumtif dan implusif. Ingat susahnya kamu menabung dan mengurangi uang jajan, masa iya mau dijual gitu aja.  Kecuali kalau memang butuh banget,  monggo lepas saja.    

5. Tetapkan Besaran Investasi

Buat kamu yang berpenghasilan tetap,nggak salah lho untuk menetapkan besarannya investasi tiap bulannya. Saya freelancer  ecek-cek ini mencoba untuk menetapkan besaran investasi tiap bulannya. Dari mana? Dari menyisihkan uang jajan saya dan menganggarkannya dari penghasilan  Kemudian saya tetapkan dari jumlah tersebit, berapa besaran untuk investasi emas dan berapa yang saya lempar ke saham. Begituuu.. Hehehe.. sulit? Semula saya kira sulit tetapi ternyata enggak. Alhamdulillah.

Coba saja, kalau nagih saya nggak tanggung.

Tentang armadita

Jurnalis biasa-biasa saja. Manusia yang juga biasa-biasa saja. Mencoba menjadi bisa karena biasa. Belajar dari mana saja dan siapa saja. Termasuk juga kamu. Menerima dengan terbuka segala bentuk makian dan masukan soal tulisan. Boleh di kolom komentar atau via surel arma.dita@gmail.com. Terimakasih sudah singgah ^^
Pos ini dipublikasikan di essaylepas, investasi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s